melanieforassembly.com – Pembangunan bozem pengendali banjir di Surabaya, Jawa Timur, berlangsung di empat lokasi berbeda sebagai langkah mitigasi bencana. Proyek ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk mengatasi masalah banjir yang sering melanda daerah tersebut.
Dalam upaya tersebut, alat berat terlihat sedang bekerja mengeruk tanah di kawasan Ketintang Permai pada hari Kamis, 9 Oktober 2025. Selain Ketintang Permai, bozem baru juga sedang dibangun di Taman Kendangsari, Kebonsari Baru Selatan, dan Tengger Kandangan. Keempat lokasi ini dipilih berdasarkan tingkat kerentanan terhadap genangan air saat musim hujan tiba.
Proyek ini diharapkan tidak hanya dapat mengendalikan aliran air untuk mengurangi risiko banjir tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan di sekitarnya. Dengan adanya bozem, surplus air hujan dapat ditampung lebih efektif, sehingga mengurangi debit air yang mengalir ke pemukiman dan infrastruktur.
Upaya ini mencerminkan komitmen Pemkot Surabaya terhadap keselamatan warganya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum meminta masyarakat untuk mendukung proses pembangunan, mengingat manfaat jangka panjang yang akan diperoleh dari proyek ini. Masyarakat diharapkan bersabar selama masa konstruksi dan yakin bahwa investasi ini akan memberikan perlindungan yang lebih baik terkait masalah banjir di masa depan.
Melalui pembangunan bozem ini, Surabaya mengedepankan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan banjir secara berkelanjutan, yang merupakan salah satu masalah yang dihadapi kota-kota besar di Indonesia. Diharapkan, dengan adanya fasilitas ini, kualitas kehidupan masyarakat dapat meningkat, dan risiko bencana alam dapat diminimalisir.