melanieforassembly.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan upaya untuk menghilangkan perilaku membuang sampah ke sungai di Ibu Kota. Pernyataan ini disampaikan menyusul pengangkutan 137 ton sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dari kawasan pesisir Tanggul Laut Muara Baru, Jakarta Utara.
Pramono mengungkapkan bahwa pembersihan kawasan tersebut dilakukan sebagai langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kami mengambil tindakan di Muara Baru dan ini merupakan peringatan bagi seluruh warga Jakarta untuk tidak membuang sampah ke sungai,” ucapnya dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, pada Senin.
Proses pengangkutan sampah tersebut berlangsung secara bertahap sejak Jumat, 17 Januari, dengan peningkatan jumlah sampah yang diangkut setiap harinya. Pada hari pertama, DLH berhasil mengangkut sebanyak 35 ton, diikuti dengan 25 ton pada hari kedua, dan pada hari ketiga, jumlahnya meningkat menjadi 77 ton.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa untuk memperkuat proses pembersihan, pihaknya mengerahkan 100 petugas kebersihan berserta berbagai peralatan seperti truk, ekskavator, dan perahu karet. Dalam upaya menjaga agar sampah tidak menyebar, DLH juga menerapkan metode pemasangan sekatan dari material High-Density Polyethylene (HDPE) dan bambu.
Asep menambahkan bahwa ke depan, pihaknya akan meningkatkan sekatan secara permanen di seluruh zona serta mempersiapkan armada cadangan, terutama saat musim hujan. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah proses pengumpulan dan pengangkutan sampah lebih efisien.