melanieforassembly.com – Arsenal berhasil melaju ke final Piala Carabao setelah menundukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 dalam laga leg kedua semifinal yang berlangsung di Stadion Emirates, Rabu (4/2) dini hari WIB. Kemenangan ini menandai akhir penantian delapan tahun bagi The Gunners untuk kembali ke partai final Piala Liga, setelah terakhir kali pada musim 2017/18.
Pertandingan yang digelar dalam suasana Derby London ini berlangsung ketat sejak awal. Meskipun Arsenal bermain sebagai tuan rumah, mereka mengalami kesulitan menembus pertahanan solid Chelsea yang dipimpin oleh kiper Robert Sanchez. Peluang emas pertama Arsenal datang pada menit ke-18 melalui sepakan Piero Hincapie, namun Sanchez berhasil menepisnya. Intensitas serangan Arsenal meningkat seiring berjalannya pertandingan, dengan Gabriel Magalhaes mengirim umpan panjang ke Gabriel Martinelli yang hampir mencetak gol, sayangnya upayanya berhasil diblok oleh Malo Gusto.
Chelsea juga sempat memberikan ancaman dengan peluang yang diciptakan Enzo Fernandez pada menit ke-42, namun kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga, tampil cemerlang menjaga gawangnya. Babak kedua dimulai dengan tempo yang lebih lambat, masing-masing tim tampil hati-hati. Chelsea hampir mencetak gol pada menit ke-77, tetapi upaya Gabriel berhasil digagalkan oleh Marc Cucurella.
Drama terjadi di waktu tambahan ketika Kai Havertz, yang masuk sebagai pengganti, mencetak gol setelah berhasil melewati penjagaan Sanchez. Gol tersebut memastikan Arsenal menang dengan agregat 4-2. Dengan hasil ini, Arsenal kini menunggu pemenang antara Manchester City dan Newcastle United, yang dijadwalkan bertanding di Stadion Etihad, Kamis (5/2) dini hari WIB. Jika Manchester City menang, pertandingan final akan menjadi ulang tahun final 2018, saat Arsenal kalah dari City.