melanieforassembly.com – Bupati Pati, Sudewo, akhirnya muncul kembali setelah delapan hari absen dari kegiatan pemerintahan. Kemunculan Sudewo pada Jumat (22/8) mengundang spekulasi, terutama setelah ia mengaku sakit. Diketahui bahwa sebelumnya ia bertemu dengan aktivis Ahmad Husein di rumah seorang pengusaha di Juwana, Pati.
Pada kesempatan tersebut, Sudewo menghadiri acara Pelepasan Peserta Raimuna Daerah XIII Kontingen Kwartir Cabang Pati. Ia menjelaskan bahwa baru-baru ini ia kembali dari Jakarta untuk mengikuti rapat Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). “Saya sudah kembali aktif di kantor seperti biasa,” ujarnya kepada wartawan di Pati.
Ketika dikonfirmasi mengenai kondisi kesehatannya saat perayaan HUT ke-80 RI, Sudewo menyatakan bahwa ia kini sudah pulih. Ia pun menegaskan bahwa roda pemerintahan di Pati tetap berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sudewo juga menyatakan kesiapan untuk memberikan klarifikasi jika dipanggil oleh Pansus Hak Angket DPRD Pati, yang kini sedang berjalan.
Sementara itu, Ahmad Husein mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Sudewo di Juwana menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri rencana demonstrasi besar-besaran yang semula dijadwalkan pada Senin (25/8). Namun, pengumpulan donasi untuk aksi demonstrasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bulan September terus berjalan, dengan dana terkumpul mencapai Rp16,4 juta.
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono, menyatakan bahwa meskipun rencana demonstrasi dibatalkan, mereka tetap akan mengirim surat kepada KPK untuk meminta pemeriksaan terhadap Sudewo terkait keterlibatannya dalam kasus suap proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Kegiatan ini diharapkan mendorong percepatan proses hukum.