melanieforassembly.com – Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Projo, dilaporkan akan bergabung dengan Partai Gerindra yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Rumor ini muncul setelah Budi Arie mengungkapkan rencana untuk mengubah logo Projo dalam Kongres Projo III di Jakarta pada Sabtu, 1 November. Ia menyatakan bahwa perubahan logo bertujuan untuk menghindari kesan mengkultuskan individu tertentu.
Dalam kongres tersebut, Budi Arie juga menyampaikan dukungannya terhadap agenda politik Prabowo. Ia berkomitmen untuk memperkuat partai politik yang dipimpin presiden. Meskipun tidak menyebutkan Gerindra secara langsung, afirmasi Budi Arie menunjukkan kesiapan Projo untuk menyokong langkah-langkah politik yang diambil oleh Prabowo.
Presiden Joko Widodo tidak hadir di acara ini karena alasan kesehatan. Melalui video, Jokowi menyampaikan salam kepada relawan Projo dan berterima kasih atas semangat serta dedikasi yang mereka tunjukkan dalam mendukung pembangunan bangsa.
Budi Arie menegaskan komitmen organisasi relawan Projo untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia berharap dukungan tersebut akan memperkuat posisi pemerintahan dan memastikan keberlanjutan program-program yang telah berjalan. Budi Arie pun menekankan bahwa dukungan tersebut merupakan mandat rakyat yang perlu dipertahankan agar pemerintahan tidak mengalami kegagalan.
Dengan dinamika politik yang semakin berkembang, langkah Budi Arie bergabung dengan Gerindra menjadi perhatian publik dan dapat memengaruhi arah partai politik di Indonesia ke depannya.