melanieforassembly.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada Rabu sore, seiring dengan respon positif pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI). IHSG mengalami kenaikan sebesar 80,87 poin atau 1,03 persen, meninggalkan angka 7.943,82. Indeks LQ45, yang terdiri atas 45 saham unggulan, juga menunjukkan performa yang baik dengan peningkatan 11,72 poin atau 1,44 persen, mencapai 826,95.
Keputusan penurunan suku bunga acuan hingga 25 basis poin menjadi 5 persen ini diambil oleh Rapat Dewan Gubernur BI pada Agustus 2025. Langkah ini diambil untuk merespon prakiraan inflasi yang rendah serta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa BI akan terus memantau ruang untuk penurunan suku bunga guna peningkatan aktivitas ekonomi yang lebih baik sembari menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Di sisi internasional, pasar cenderung bersikap “wait and see” menunggu pidato Ketua Fed Jerome Powell pada simposium Jackson Hole. Sementara itu, perundingan antara Amerika Serikat dan China terkait tarif perdagangan berjalan dengan baik, dengan harapan adanya kesepakatan dalam periode jeda penerapan tarif.
Dari laporan perdagangan, IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga sesi penutupan, didorong oleh penguatan sepuluh sektor termasuk sektor properti yang naik 1,68 persen. Dalam perdagangan hari itu, tercatat 428 saham mengalami kenaikan, sementara 230 mengalami penurunan, dan 148 saham stagnan. Total perdagangan mencatatkan frekuensi 2.328.397 dengan nilai mencapai Rp20,05 triliun.
Indeks kawasan Asia menunjukkan pergerakan campuran, dengan indeks Nikkei melemah, sedangkan indeks Shanghai dan Hang Seng menguat.