melanieforassembly.com – Polda Metro Jaya akan melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan kerja yang menewaskan empat pekerja di proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Jumat ketika para pekerja sedang membersihkan penampungan air yang tertutup.
Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa tim penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan bukti-bukti di lokasi. Kecelakaan tersebut terjadi saat beberapa pekerja melakukan pengurasan air. Ketika penutup tangki dibuka, salah satu pekerja terjatuh ke dalam, dan rekan-rekannya yang mencoba menolong tanpa alat keselamatan malah ikut terjatuh.
Keempat korban yang meninggal dunia diketahui bernama YN (32), MW (62), TS (63), dan MF (19). Tiga pekerja lainnya, U (41), AJ (37), dan S (63), mengalami sesak napas dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Penyebab sesak napas diduga akibat menghirup gas dari tangki air.
Budi menambahkan bahwa para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Rebo, tetapi empat di antaranya dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menyelesaikan investigasi ini secara profesional dan akan memeriksa kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran standar keselamatan kerja di lokasi proyek.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, turut mengonfirmasi rincian kejadian pada pukul 12.00 WIB, dan memastikan bahwa penyelidikan akan berlanjut untuk memberikan kejelasan lebih lanjut.