melanieforassembly.com – Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar Sidang Pleno Penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Makasar 2026, dengan fokus pada perbaikan jalan. Sekretaris Kota Jakarta Timur, Eka Darmawan, menjelaskan bahwa terdapat 66 usulan terkait dengan perbaikan jalan dari Suku Dinas Bina Marga yang menjadi prioritas utama.
Eka menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam perawatan infrastruktur yang telah dibangun. Setelah usulan dilaksanakan, publikasi berupa konten harus dibuat untuk disosialisasikan kepada warga, agar mereka juga terlibat dalam menjaga dan merawat infrastruktur yang ada. Ia menyatakan perlunya pengawasan dari pihak RT dan RW untuk memastikan bahwa hasil Musrenbang dapat dipelihara dengan baik di masing-masing wilayah.
Musrenbang Kecamatan Makasar menghasilkan total 233 usulan, yang terdiri dari 174 usulan fisik dan 59 usulan barang. Eka berharap agar tiga usulan prioritas dari setiap RW dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan pembangunan dan penataan wilayah. Dalam acara tersebut, hadir Anggota DPRD DKI Jakarta, H. Ahmad Moetaba, yang menyatakan harapannya agar tidak ada usulan dari RT, RW, maupun kelurahan yang terabaikan.
Camat Makasar, Dimas Prayudi, menambahkan bahwa total anggaran untuk semua usulan mencapai Rp2,8 miliar, dengan rincian berbeda dari masing-masing Suku Dinas. Dukungan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat, diharapkan dapat membantu mewujudkan rencana pembangunan yang lebih baik dan terencana di Kecamatan Makasar.