melanieforassembly.com – Realisasi investasi triwulan III di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada tahun 2025 mencapai Rp13,716 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar Rp3,856 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024. Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi perekonomian daerah, terutama di tengah tantangan yang masih dihadapi akibat dampak pandemi dan pergeseran ekonomi global.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel, Asrul Sani, mengungkapkan bahwa sektor pertambangan menjadi kontributor utama dalam pencapaian investasi tersebut. Sektor ini menunjukkan daya tarik yang kuat bagi para investor, berkat potensi sumber daya alam yang melimpah di wilayah Sulsel. Asrul menambahkan bahwa upaya untuk meningkatkan kemudahan berinvestasi dan insentif yang diberikan oleh pemerintah daerah juga turut berperan dalam menarik investasi.
Dalam konteks ini, peningkatan investasi di Sulsel diharapkan dapat membawa dampak positif bagi lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur dan layanan publik demi mendukung para investor.
Dengan meningkatnya realisasi investasi, diharapkan Provinsi Sulawesi Selatan dapat terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pihak DPMPTSP Sulsel akan terus bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi investasi di masa mendatang.