Site icon melanieforassembly.com

IHSG Naik Setelah Investor Lakukan “Bargain Hunting” pada Level Rendah

[original_title]

melanieforassembly.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore menunjukkan penguatan yang signifikan, ditutup naik 133,48 poin atau 1,76 persen, mencapai posisi 7.710,54. Kenaikan ini terjadi setelah investor melakukan aksi bargain hunting, menyusul penurunan sebelumnya yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa pemulihan IHSG didorong oleh sentimen positif dari penguatan indeks bursa global. Meskipun terdapat aksi profit taking pada beberapa saham, khususnya di sektor migas, overall sentiment tetap positif. Selain itu, pelaku pasar kini menantikan data cadangan devisa Indonesia untuk Februari 2026, yang diperkirakan mengalami penurunan di tengah depresiasi nilai tukar Rupiah.

Di sisi lain, data ekonomi Amerika Serikat yang dijadwalkan rilis, seperti nonfarm payrolls dan tingkat pengangguran untuk bulan Februari 2026, juga menjadi perhatian. Diperkirakan, nonfarm payrolls akan melambat menjadi 59.000, dari 130.000 sebelumnya, sementara tingkat pengangguran diprediksi stabil di level 4,3 persen.

IHSG tetap berada di zona hijau sepanjang sesi perdagangan, dengan semua sektor mengalami penguatan kecuali sektor transportasi dan logistik yang turun sedikit. Sektor barang konsumen non-primer memimpin penguatan dengan kenaikan 3,39 persen, diikuti oleh sektor industri dan barang baku.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.084.435 transaksi, dengan total 34,46 miliar lembar saham senilai Rp17,94 triliun diperdagangkan. Dari 818 saham yang diperdagangkan, 597 mengalami kenaikan harga.

Exit mobile version