Site icon melanieforassembly.com

IHSG Mengalami Penurunan, Terpengaruh Bursa Asia

[original_title]

melanieforassembly.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada Kamis sore, tercatat turun 16,75 poin atau 0,21 persen, dengan posisi ditutup di angka 8.008,43. Penurunan ini sejalan dengan pergerakan negatif bursa saham di kawasan Asia. Selain itu, indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga mengalami penurunan sebesar 5,92 poin atau 0,73 persen menjadi 809,30.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan bahwa pelemahan IHSG dipicu oleh perluasan defisit anggaran dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, yang meningkat dari Rp638,8 triliun menjadi Rp689,1 triliun. Di sisi lain, meskipun Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menurunkan suku bunga, Bank Sentral China (PBoC) tetap mempertahankan suku bunga reverse repo tujuh hari di level 1,4 persen, menunjukkan ketidakpastian dalam pelonggaran kebijakan moneter.

Sementara itu, dari Jepang, pertemuan kebijakan Bank of Japan (BOJ) sedang berlangsung, dengan kemungkinan suku bunga tetap tidak berubah dalam waktu dekat. Namun, BOJ diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober 2025, merespons kekuatan ekonomi Jepang.

Di bursa saham, sektor teknologi mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 4,67 persen di antara tujuh sektor yang menguat, sedangkan sektor barang baku mengalami pelemahan 0,14 persen. Secara keseluruhan, terdapat 261 saham yang mengalami kenaikan, sementara 410 saham lainnya mengalami penurunan, dengan total frekuensi transaksi mencapai 2.437.009 kali.

Indeks saham regional Asia menunjukkan beragam performa, dengan indeks Nikkei menguat, sedangkan Hang Seng, Shanghai, dan Strait Times melemah pada sore hari ini.

Exit mobile version