Site icon melanieforassembly.com

Hasan Fawzi Targetkan “Market Cap” Rp25 Kuadriliun pada 2031

[original_title]

melanieforassembly.com – Calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, menargetkan kapitalisasi pasar modal Indonesia mencapai Rp25 kuadriliun pada 2031, setara dengan 80 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Target ini disampaikan dalam uji kelayakan di hadapan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu lalu.

Dalam ucapannya, Hasan mengungkapkan bahwa proyeksi kinerja strategis untuk lima tahun ke depan bertujuan meningkatkan integritas sektor pasar modal, keuangan derivatif, serta bursa karbon. Ia menegaskan pentingnya reformasi integritas untuk membangun kepercayaan investor dan stabilitas sistem keuangan, dengan menyatakan bahwa integritas pasar modal adalah fondasi utama dalam mendukung pembangunan nasional.

Meskipun pasar modal mencatatkan kinerja yang positif, seperti peningkatan jumlah investor dan transaksi harian, Hasan mencatat adanya tantangan struktural yang harus dihadapi, termasuk masalah manipulasi harga dan rendahnya literasi investor. Menyikapi hal ini, ia memperkenalkan kerangka strategis yang mengorkestrasi delapan rencana aksi reformasi integritas pasar, mencakup aspek seperti transparansi dan akuntabilitas.

Sejak Maret 2026, langkah awal reformasi telah dilakukan, termasuk publikasi struktur kepemilikan saham dan pembentukan satgas untuk mengawasi reformasi. Hasan menargetkan hingga 2031, jumlah investor dapat mencapai 30 juta orang dengan rata-rata transaksi harian Rp35 triliun.

Uji kelayakan ini diikuti oleh sembilan kandidat lainnya yang juga bersaing memperebutkan lima posisi di OJK, yang mencakup jabatan Ketua Dewan Komisioner dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal. Reformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kuantitatif, tetapi juga memastikan kredibilitas dan keberlanjutan sektor pasar modal.

Exit mobile version