Site icon melanieforassembly.com

DKI Jakarta Gelar Imunisasi Campak Bulan Maret Ini

[original_title]

melanieforassembly.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengadakan Imunisasi Kejar Serentak (IKS) campak pada Maret 2026 untuk meningkatkan kekebalan anak-anak dan mencegah penyebaran penyakit. Kegiatan ini difokuskan pada anak berusia 9 hingga 59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Budi Setiawan, menjelaskan bahwa pelayanan di fasilitas kesehatan dan puskesmas akan dipastikan paripurna untuk mendukung vaksinasi, baik bagi anak sehat maupun yang mengalami gejala. Dia berharap semangat untuk mengikuti imunisasi tetap tinggi, terutama menjelang bulan puasa dan libur Idul Fitri.

IKS 2026 diadakan sebagai respons terhadap masih ditemukannya kasus campak di Jakarta serta status imunisasi yang menunjukkan bahwa beberapa anak belum mendapatkan vaksinasi. Pada tahun 2025, terdapat 6.930 kasus suspek campak, dengan 1.514 kasus terkonfirmasi. Sementara itu, awal tahun 2026 tercatat 1.236 kasus terduga, menurun dibanding tahun sebelumnya namun lebih tinggi dari 2024.

Kasus terduga campak terbanyak ditemukan di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Kebanyakan kasus terjadi pada anak usia 1-4 tahun, banyak di antaranya yang belum divaksin. Pada sisi lain, cakupan imunisasi campak di Jakarta pada tahun 2025 untuk MR1 dan MR2 sudah melampaui target, tetapi masih ada PR untuk meningkatkan cakupan imunisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang baru mencapai 89,6 persen.

Budi menekankan pentingnya melaporkan jika ada anak di sekitar yang mengalami demam dan ruam kemerahan ke Puskesmas atau rumah sakit, mengingat aksesibilitas layanan kesehatan di Jakarta yang baik.

Exit mobile version