melanieforassembly.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kredibilitas indeks saham dengan sejajar dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh International Organization of Securities Commissions (IOSCO) terkait Financial Benchmarks. Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan bahwa langkah ini penting untuk memastikan tata kelola, integritas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan indeks saham.
Penerapan prinsip IOSCO merupakan bagian dari inisiatif BEI untuk menjamin bahwa indeks saham dikelola secara transparan dan kredibel. Jeffrey menjelaskan bahwa dokumen yang menunjukkan komitmen ini bernama Management Statement of Adherence with IOSCO Principles for Financial Benchmarks, yang telah dirilis oleh BEI. Melalui inisiatif ini, BEI berharap dapat memberikan kepercayaan kepada investor bahwa indeks yang ada disusun melalui metodologi yang jelas dan dapat diandalkan sebagai acuan untuk investasi.
Pada tahap awal, penerapan prinsip tersebut akan difokuskan pada tiga indeks unggulan yaitu IDX30, LQ45, dan IDX80, yang merupakan acuan penting dalam pengembangan berbagai produk investasi. Saat ini terdapat total 48 indeks saham di BEI, dan penerapan prinsip internasional ini diharapkan dapat menjaga kualitas serta relevansi indeks di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Ke depannya, BEI berencana untuk menerapkan prinsip IOSCO secara bertahap kepada indeks lainnya agar dapat memperkuat posisi indeks BEI di pasar modal, baik domestik maupun global. Inisiatif ini diharapkan membawa dampak positif dalam meningkatkan daya saing produk investasi yang berkualitas di Indonesia.