melanieforassembly.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penambahan tiga Galeri Investasi (GI) baru di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga awal Oktober 2025. Dengan penambahan ini, total GI aktif di NTT kini mencapai 21 unit. Hal ini disampaikan oleh Kepala BEI Perwakilan NTT, Adevi Sabath Sofani, dalam sebuah konferensi pers di Kupang pada Sabtu.
Tiga galeri baru tersebut berada di Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Flores-Bajawa, dan SMA Negeri 1 Kupang. Penambahan GI di NTT merupakan bagian dari upaya BEI untuk memperluas akses edukasi investasi di pasar modal dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Menurut Adevi, Galeri Investasi merupakan hasil kerja sama antara BEI, perusahaan sekuritas, serta lembaga pendidikan baik perguruan tinggi maupun sekolah menengah. Pendirian GI bertujuan mengenalkan pasar modal secara menyeluruh kepada akademisi dan masyarakat. Melalui GI, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami teori investasi, tetapi juga dapat berpraktik langsung.
Proses pembukaan GI bagi institusi pendidikan di NTT bersifat gratis, mencakup semua aspek edukasi yang diperlukan. Adevi berharap, semua GI yang aktif dapat bersinergi dalam mendukung pertumbuhan literasi keuangan dan meningkatkan kesadaran investasi cerdas di NTT.
Berdasarkan data per Agustus 2025, jumlah investor di pasar modal NTT mencapai 124.107 orang, menunjukkan peningkatan yang signifikan. BEI menargetkan pertumbuhan lebih lanjut dengan menambah lebih banyak GI di masa depan.